19 July 2026 KPM Kalondama

Aksi Bersih Desa, kolaborasi Tim Mahasiswa KBPM Bersama Perangkat Desa, Wujudkan Lingkungan Yang Bersih Dan Nyaman

Hari kedua pelaksanaan pengabdian masyarakat diwarnai semangat gotong royong yang tinggi dari tim mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi dalam Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) di lingkungan Kantor Desa Kalondama. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pembagian tugas yang terstruktur guna menjangkau seluruh area penting kantor desa. Berbekal peralatan kebersihan seperti sapu, pel, ember, hingga alat pemotong rumput, para mahasiswa bekerja sama membersihkan debu di ruangan kerja, merapikan tata letak arsip, serta memangkas tanaman liar atau rumput yang tumbuh di halaman depan, belakang, dan samping kantor Desa.

Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar memperindah tampilan fisik, melainkan upaya nyata menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, rapi, dan mendukung produktivitas perangkat desa. Ruang pelayanan publik yang menjadi pusat interaksi warga setiap harinya menjadi prioritas utama, agar masyarakat merasa lebih nyaman dan hormat saat mengurus berbagai keperluan administratif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendekatan emosional bagi mahasiswa untuk lebih mengenal ritme kerja, tata cara, serta nilai-nilai budaya yang berlaku di lingkungan pemerintahan Desa.

Melalui kegiatan ini, terjalin sinergi yang erat antara tim mahasiswa dan aparatur desa. Lingkungan kantor yang bersih, tertata, dan asri mencerminkan semangat pelayanan prima serta kesiapan pemerintah desa dalam melayani masyarakat secara optimal. Lebih jauh lagi, langkah awal ini menjadi fondasi yang kokoh bagi tim KBPM Untrib untuk menjalankan program kerja lanjutan yang lebih luas dan berdampak nyata bagi kemajuan Desa Kalondama.

Setelah kegiatan fisik pada pagi hari selesai, dilanjutkan dengan pertemuan diskusi bersama perangkat desa. Pertemuan ini berfokus pada identifikasi potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Kalondama serta upaya pengembangannya yang sedang diusahakan oleh masyarakat. Bersama-sama, tim mahasiswa dan perangkat desa merumuskan langkah-langkah untuk memetakan potensi lokal tersebut sebagai dasar penyusunan program kerja yang tepat sasaran dan berkelanjutan