"Mahasiswa KBPM Universitas Tribuana Kalabahi Resmi Melaporkan Kedatangan Kelompok di Kecamatan Pantar dan Disambut Hangat oleh Bapak Kepala Desa Madar"
PERJALANAN PELEPASAN MAHASISWA KBPM: DARI ALOR KECIL, LAPOR KE KECAMATAN PANTAR, DITERIMA WARGA DESA MADAR.
KALABAHI—Langkah awal menuju Pengabdian Pada hari Jumat, 17 Juli 2026. terpancar dari wajah peserta KBPM Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi Tahun 2026 saat bersiap meninggalkan pelabuhan. Menggunakan motor laut, perjalanan melintasi laut yang indah membawa kami menuju Desa Madar di Kecamatan Pantar. Semangat yang membara mengalahkan rasa lelah, kami siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Sesampainya
di wilayah Kecamatan Pantar, rombongan tidak langsung menuju desa. Sesuai tata
tertib dan penghormatan terhadap jenjang pemerintahan, terlebih dahulu melapor
dan memohon izin kepada Pemerintah Kecamatan Pantar.
Di Kantor
Kecamatan Pantar, Mahasiswa KBPM bersama DPL menghadap Camat atau pejabat yang
ditunjuk, lalu menyampaikan:
Laporan pelepasan dari Universitas Tribuana Kalabahi, Tujuan kedatangan: melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Madar dan Jumlah peserta, rencana kegiatan, dan durasi pengabdian. Dalam laporannya.
DPL menyampaikan:
"Kami
dari Universitas Tribuana Kalabahi melapor kepada Bapak Camat, bahwa rombongan
mahasiswa KBPM ini telah resmi dilepas dari kampus. Kami memohon
izin dan bimbingan untuk melaksanakan tugas pengabdian di wilayah Desa Madar
selama kurun waktu yang telah direncanakan."
Pemerintah
Kecamatan Pantar menyambut baik kedatangan ini, memberikan arahan agar
mahasiswa:
Menjunjung tinggi adat istiadat dan norma
setempat, Bekerja sama dengan perangkat
desa dan tokoh masyarakat, Menjaga keselamatan, ketertiban, dan nama baik
almamater, Menyerahkan diri secara resmi kepada Pemerintah Desa Madar
Setelah
menerima izin dan arahan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Madar.
PENYAMBUTAN OLEH KEPALA DESA DAN SELURUH
MASYARAKAT DESA MADAR
Sesampainya
di batas wilayah Desa Madar, suasana berubah menjadi hangat dan menyentuh hati.
Kepala Desa Madar beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh
masyarakat Desa Madar telah menunggu untuk menyambut kedatangan rombongan
mahasiswa dan DPL.
PROSESI PENYERAHAN
Dosen Pembimbing Lapangan secara resmi menyerahkan seluruh mahasiswa kepada Kepala Desa Madar. Penyerahan ini bukan sekadar prosedur, melainkan tanda percaya dan penghormatan.
SAMBUTAN HANGAT
Kepala
Desa Madar menerima rombongan dengan tangan terbuka lebar. Beliau menyambut:
"Selamat
datang di tanah kelahiran kami, Desa Madar. Rumah kami adalah rumah kalian.
Makanlah apa yang kami makan, duduklah di mana kami duduk, dan hiduplah
sebagaimana kami hidup. Kami tidak menjanjikan kemewahan, namun kami
menjanjikan keikhlasan dan kasih sayang."
Suasana pun terasa haru. Warga menyambut dengan senyum, jabat tangan, dan pelukan hangat. Anak-anak berlari menyambut, sementara para tetua mendoakan. Inilah momen di mana mahasiswa bukan lagi sekadar tamu dari kampus melainkan bagian dari keluarga besar Desa Madar.
MAKNA PERJALANAN INI
Seluruh rangkaian perjalanan — dari perjalanan pelabuhan Alor Kecil → lapor izin ke Kecamatan Pantar → diterima oleh Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Madar — mengandung makna yang dalam: Mengusung Tema "KBPM Berdampak Menuju Pasar Global Transformasi Ungulan Desa"
Demikian perjalanan mahasiswa KBPM Universitas Tribuana Kalabahi Tahun 2026, dari Alor Kecil melapor ke Kecamatan Pantar, hingga diterima dengan penuh kasih sayang oleh Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Madar.